Syarat – Syarat Bendera K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)

Syarat – Syarat Bendera K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) diatur dalam Kepmenaker RI 1135/MEN/1987 tentang Bendera Keselamatan dan Kesehatan Kerja di antaranya ialah sebagai berikut :

  1. Bentuk Bendera K3 : Persegi Panjang (900 X 1350 mm).
  2. Warna Bendera K3 : Putih.
  3. Lambang K3 terletak bolak-balik di kedua sisi dengan ketentuan sbb :
    • Bentuk : palang dilingkari roda bergerigi sebelas dengan warna hijau.
    • Letak : titik pusat 390 mm dari pinggir atas.
    • Ukuran : roda gigi R1 : 300 mm.
      • roda gigi R2 : 235 mm.
      • roda gigi R3 : 160 mm.
      • tebal ujung gigi : 55 mm.
      • tebal pangkal gigi : 85 mm.
      • jarak gigi : 32,73 derajat.
      • palang hijau : 270 X 270 mm (tebal 90 mm).
  4. Kalimat “UTAMAKAN KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA” berwarna hijau terletak bolak balik di kedua sisi dengan ketentuan sbb :
    • tinggi huruf : 45 mm.
    • tebal huruf : 6 mm.
    • panjang kata “UTAMAKAN” : 360 mm.
    • panjang kata “KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA” : 990 mm.
    • jarak baris atas dan baris bawah : 72 mm.
    • jarak baris bawah dengan pinggir bawah bendera : 75 mm.

Tempat :

  1. Apabila berdampingan dengan bendera nasional (Merah-Putih) harus dipasang pada tiang sebelah   kiri daripada tiang bendera nasional; atau
  2. Dipasang pada gerbang masuk ke halaman    perusahaan/ pabrik tempat kerja; atau
  3. Dipasang pada pintu utama bangunan kantor  dan/atau pabrik; atau
  4. Di depan kantor Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja/Safety Departemen bila ada

Tinggi tiang : Tidak boleh lebih tinggi dari tiang bendera nasional   (Merah-Putih).

Waktu pemasangannya : Satu tiang penuh selama ada kegiatan di tempat   kerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *