Safetyclopedia : COVID – 19

Saat ini, dunia dihebohkan oleh mewabahnya virus korona. Virus ini sudah menyebar ke 187 negara dan menjangkit 425.323 dengan jumlah kematian 18.944 orang diseluruh dunia (Data per 25 Maret 2020). Untuk di Indonesia sendiri, 790 orang positif terjangkit virus ini, 58 orang meninggal, dan 31 orang sembuh dari virus ini (Data per 25 Maret 2020). Dengan keadaan tersebut, masih banyak orang yang belum mengetahui dengan jelas apa itu virus corona, mengapa disebut Covid-19, bagaimana cara penularannya?, dll. Oleh karena itu, berikut beberapa penjelasan mengenai hal tersebut :

  • Apa Virus Corona itu?

Virus Corona bukan virus baru. Ini adalah keluarga virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. Pada manusia, beberapa corona virus menyebabkan infeksi pernafasan mulai dari flu biasa hingga penyakit yang parah seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) yang pertama kali mewabah pada tahun 2012 di Timur Tengah dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) yang pertama kali mewabah pada tahun 2002 di China. Virus corona yang paling baru ditemukan adalah corona virus Covid-19 yang mulai mewabah di China.

  • Apa itu Covid-19?

Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus SARS-CoV-2, virus ini pertama kali diidentifikasi di kota Wuhan, provinsi Hubei, Cina pada Desember 2019. Covid-19 sebelumnya dikenal sebagai Novel Coronavirus (2019-nCoV) penyakit pernapasan, sebelum Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan nama resmi sebagai Covid-19 pada bulan Februari 2020. Sejak mewabahnya virus ini WHO melabeli virus ini sebagai pandemic pada 9 Maret 2020 yang berarti virus ini telah menyebar ke seluruh dunia.

  • Bagaimana Tanda Bahwa Kita Terpapar Covid-19?

Bila seseorang terinfeksi virus corona, dia akan menunjukkan gejala dalam 1-14 hari sejak terpapar virus. Gejala umumnya adalah:
• Demam
• Rasa lelah
• Batuk kering
Sebagian besar orang hanya akan mengalami gejala ringan, namun di kasus-kasus tertentu, infeksi dapat menyebabkan pneumonia dan kesulitan bernapas. Pada sebagian kecil kasus, infeksi virus corona bisa berakibat fatal. Orang lanjut usia (lansia) dan orang-orang dengan masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, gangguan jantung atau diabetes kemungkinan mengalami gejala sakit lebih serius.
Menurut penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine (10 Maret 2020), periode inkubasi rata-rata diperkirakan 5 hari, dan hampir semua ( 98%) pasien yang telah terinfeksi akan mengalami gejala dalam 12 hari.

  • Bagaimana Covid-19 Menyebar?

Menurut World Health Organization (WHO), Covid-19 menular melalui orang yang telah terinfeksi virus corona. Penyakit dapat dengan mudah menyebar melalui tetesan kecil dari hidung atau mulut ketika seseorang yang terinfeksi virus ini bersin atau batuk. Tetesan itu kemudian mendarat di sebuah benda atau permukaan yang lalu disentuh dan orang sehat tersebut menyentuh mata, hidung atau mulut mereka. Cara penyebaran Virus corona ketika tetesan kecil itu dihirup oleh seseorang ketika berdekatan dengan yang terinfeksi corona.

  • Bagaimana Cara agar tidak tertular Covid-19?

1. Menjaga kesehatan dan kebugaran agar stamina tubuh tetap prima dan sistem imunitas atau kekebalan tubuh meningkat.
2. Mencuci tangan dengan benar secara teratur menggunakan air dan sabun atau handsanitizer berbasis alkohol. Mencuci tangan sampai bersih selain dapat membunuh virus yang mungkin ada di tangan kita, tindakan ini juga merupakan satu di anatra tindakan yang mudah dan murah. Sekitar 98 persen penyebaran penyakit bersumber dari tangan. Karena itu, menjaga kebersihan tangan adalah hal yang sangat penting.
3. Ketika batuk dan bersin, tutup hidung dan mulut Anda dengan lengan atas bagian dalam (bukan dengan telapak tangan) atau tisu kemudian segera buang tisu tersebut ke tempat sampah.
4. Jaga jarak minimal 1 meter dengan mereka yang batuk atau bersih. Alasannya, ketika seseorang batuk atau bersin, mereka menyemprotkan tetesan cairan kecil dari hidung atau mulut mereka yang mungkin mengandung virus. Jika terlalu dekat, kamu bisa menghirup tetesan air yang mungkin saja mengandung virus Covid-19.
5. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut. Tangan menyentuh banyak permukaan dan virus mungkin menempel di sana. Setelah terkontaminasi, tangan dapat memindahkan virus ke mata, hidung, atau mulut kamu. Dari sana, virus bisa masuk ke tubuh dan bisa membuat sakit.
6. Masak daging dan telur hingga matang serta hindari kontak dengan hewan liar tanpa APD.
7. Jika mengalami demam, batuk, dan kesulitan bernapas, segeralah berobat

Kementerian Kesehatan mengeluarkan protokol kesehatan terkait virus corona. Jika Anda merasa tidak sehat, dengan gejala demam 38 derajat celsius, dan mengalami batuk atau pilek, maka disarankan melakukan hal berikut:
1. Istirahat yang cukup di rumah. Bila keluhan berlanjut atau disertai dengan kesulitan bernapas (sesak/napas cepat), segera berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).
2. Saat berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan, yang perlu Anda lakukan adalah:
• Gunakan masker. Apabila tidak memiliki masker, ikuti etika batuk/bersin yang benar. Caranya yaitu dengan menutup mulut dan hidung dengan tisu atau punggung lengan.
• Usahakan tidak menggunakan transportasi massal.

  • Bagaimana Gejala Terpapar Covid-19 dari hari ke hari?

• Hari ke-1 Pasien mengalami demam. Tubuhnya mungkin juga mengalami semacam kelelahan, nyeri otot, dan batuk kering. Ada pula yang mengalami diare atau mual satu atau dua hari sebelumnya.
• Hari ke-5 Ada pasien yang mengalami kesulitan bernapas. Kondisi ini biasanya terjadi pada mereka yang berusia lanjut atau memiliki riwayat penyakit lain sebelumnya.
• Hari ke-7 Menurut penelitian Universitas Wuhan, ini merupakan waktu rata-rata pasien masuk ke rumah sakit.
• Hari ke-8 Pada pasien yang mengalami kondisi parah, sekitar 15 persen mengalami sindrom gangguan pernapasan akut. Saat ini terjadi, cairan telah memenuhi paru-paru, dan sering kali berakibat fatal.
• Hari ke-10 Ketika gejala memburuk, pasien akan dibawa ke ICU. Biasanya, mereka mengalami gangguan pada bagian perut, dan kehilangan nafsu makan. Pada rentang waktu ini, sebagian kecil meninggal, yakni 2 persen.
• Hari ke-17 Setelah menjalani perawatan selama lebih kurang 2,5 minggu, pasien yang kondisinya membaik biasanya sembuh dan keluar dari rumah sakit.
Ahli epidemiologi University of Texas, Lauren Ancel Meyers, mengatakan, ada pasien yang terinfeksi tanpa menunjukkan gejala selama lima hari atau lebih. Oleh karena itu, gejala-gejala awal pada sebagian orang tidak datang tepat setelah mereka terinfeksi. Namun, ketika gejala muncul, akan terlihat mirip dengan pneumonia.

  • Bagaimana membedakan Covid-19 dengan pneumonia?

Ahli radiologi Thomas Jefferson University, Paras Lakhani, mengatakan, keduanya dapat dibedakan dari caranya memburuk dari waktu ke waktu. Pneumonia biasanya tidak berkembang dengan cepat. Pasien yang menderita pneumonia di antaranya akan diobati dengan antibiotik dan pasien akan stabil hingga kemudian mulai membaik. Namun, pasien positif virus corona kondisinya bisa semakin memburuk, bahkan setelah mereka menerima perawatan.

Sumber:
https://www.who.int/indonesia

https://www.covid19.go.id

https://www.teropongsenayan.com/110012-masih-bingung-soal-covid-19-info-lengkap-ada-di-sini

https://bangka.tribunnews.com/2020/03/24/pengertian-lengkap-apa-itu-virus-corona-covid-19-gejala-cara-penularan-hingga-pencegahan

https://www.liputan6.com/bola/read/4210120/10-langkah-pencegahan-penularan-virus-corona-covid-19-versi-kemenkes

https://www.cnbcindonesia.com/tech/20200324114826-37-147199/agar-tak-tertular-ini-cara-mencegah-virus-corona-versi-who

https://www.cnbcindonesia.com/tech/20200323104158-37-146860/simak-nih-who-ungkap-cara-penyebaran-virus-corona-di-dunia

https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/16/053700365/kenali-ini-gejala-awal-terinfeksi-virus-corona-dari-hari-ke-hari?page=all#page4

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Name *
Email *
Website