APAR (ALAT PEMADAM API RINGAN)

Kebakaran merupakan terjadinya api yang tidak dikehendaki. Bagi semua orang, kebakaran juga membuat penderitaan dan malapetaka khususnya terhadap mereka yang tertimpa kecelakaan dan dapat berakibat cacat fisik, trauma,bahkan kehilangan pekerjaan. Kebakaran merupakan salah satu kecelakaan yang paling sering terjadi. Selain menimbulkan korban jiwa dan kerugian material, kebakaran juga dapat merusak lingkungan serta gangguan kesehatan yang diakibatkan dari asap kebakaran tersebut. Untuk meminimalisasi terjadinya kebakaran maka perlu upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran adalah dengan menyediakan instalasi APAR.Dalam pengertiannya APAR adalah peralatan yang dirancang sebagai pertolongan pertama pada awal terjadinya kebakaran. Alat Pemadam Api Ringan (berat max 16kg) yang mudah dilayani oleh satu orang untuk memadamkan api pada awal mula terjadinya kebakaran. Sedangkan menurut PER.04/MEN/1980, APAR adalah alat yang ringan serta mudah dilayani oleh satu orang untuk memadamkan api pada mula terjadi kebakaran.Klasifikasi kebakaran yang dimiliki di Indonesia mengacu pada standar National Fire Protection Association (NFPA Standard No. 10, for the installation of portable fire extinguishers).

Klasifikasi dari kebakaran ditunjukkan pada Tabel berikut:

Kelas Klasifikasi Kebakaran

  1. Kelas A Kebakaran pada benda mudah terbakar yang menimbulkan arang/karbon (contoh: kayu, kertas, karton/kardus, kain, kulit, plastik)
  2. Kelas B Kebakaran pada benda cair dan gas yang mudah terbakar (contoh: bahan bakar, besin, lilin, gemuk, minyak tanah, thinner)
  3. Kelas C Kebakaran pada benda yang menghasilkan listrik atau yang mengandung unsur listrik
  4. Kelas D Kebakaran pada logam mudah terbakar (contoh: sodium, lithium, radium)
  5. Kelas K Kebakaran pada bahan masakan (contoh: nabati, lemak hewani, lemak)

Sumber : NFPA 10 Tahun 2018

Berikut ini adalah bagian – bagian dari APAR yaitu meliputi :

1. Label

Label berisikan jenis APAR, tanggal pengisian APAR dan tanggal expired

2. Apar Tabung (Cyclinder)

Apar Tabung (Cyclinder) yang baik dipakai terbuat dari bahan berkualitas tinggi baja paduan dan banyak diterapkan dalam kimia, metalurgi, mekanik. Sehingga tahan terhadap bahan kimia serta tahan terhadap tekanan yang terukur. Tabung berbentuk seamless yaitu tabung yang dibuat tanpa adanya las.

3. Tuas Spare part yang berfungsi sebagai pegangan untuk menekan serta membantu valve dalam melakukan fungsinya.

4. Pressure GaugeApar Spare part yang berfungsi untuk menunjukkan tekanan N2 dalam tabung.

5. HoseApar Spare part yang berfungsi sebagai selang penghantar media.

6. NozzleApar Spare part yang berfungsi sebagai pegangan untuk mengarahkan media pada sumber api.

7. Safety PinApar Spare part yang berfungsi sebagai pengaman tabungMengetahui berbagai jenis-jenis APAR memiliki manfaat agar dapat menentukan jenis media yang tepat, sehingga dapat dicapai pemadaman yang efektif, efisien dan aman.

Berikut adalah jenis-jenis APAR:

1. APAR Dry Chemical

Dry Chemical bekerja memecah rantai kimia berantai antara bahan bakar, udara dan sumber panas pada tetrahedron kebakaran sehingga api cepat padam. Dry chemical yang umum digunakan adalah monoammonium phosphate untuk kebakaran kelas A, B, dan C.

2. APAR CO2 (Karbon Diaoksida)

Karbon Dioksida adalah senyawa kimia alamiah yang menghalangi kontak oksigen dengan bahan yang terbakar dan menyerap panas sehingga cocok untuk kebakaran kelas B dan C. Selain iyu, APAR CO2 cocok untuk digunakan untuk memadamkan kebakaran didalam ruangan dan tidak menimbulkan residu.

3. APAR Foam / AFFF (Aquerous Film-Forming Foam)

APAR Foam berfungsi menyelimuti permukaan area dan benda yang terbakar dengan lapisan busa, sehingga memisahkan oksigen dengan bahan bakar (Smothering) untuk kebakaran kelas A dan B.

4. Gas Pengganti Hallon Non CFC (HCFC-141B)Merupakan pemadaman api yang bersih dan tidak menimbulkan residu. Sangat efektif untuk digunakan pada semua kelas kebakaran A, B, C dan D. Tidak menghantarkan listrik (non konduktif), sehingga tidak akan menyebabkan kerusakan pada peralatan elektronik dan alat perkantoran modern lainnya.

Berikut cara penggunaan tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR) metode PASS :

1. Pull atau PIN ditarik hingga segel putus atau terlepas. Pin berada diatas Tabung APAR (Alat Pemadam Api) Pin juga berfungsi sebagai pengaman handle atau pegangan dari penekanan Alat Pemadam Api yang tidak disengaja.

2. Aim atau Arahkan nozzle atau ujung hose Alat Pemadam Api yang kita pegang ke arah pusat api.

3. Squeeze atau Satukan. Tekan handle atau Pegangan Untuk mengeluarkan/menyemprotkan isi tabung. Pada beberapa merk handle penyemprot terletak Dibagian ujung hose.

4. Sweep atau Sapukan nozzle yang kita pegang ke arah Kiri dan Kanan api, agar media yang disemprotkan merata mengenai api yang sedang terbakar. Lakukan dengan jarak sekitar 2 meter dari titik api. Hindari berlawanan dengan arah angin.

Sumber :- NFPA. 2018 .Portable Fire Extinguishers: National Fire Protection Association.

– PER.04/MEN/1980

– Safetindo, Sinergi Endlessafe. 2018. Bagian-Bagian APAR (Alat Pemadam Api Ringan) dan Fungsinya. Diakses dari https://www.endlessafe.com/bagian-bagian-apar-alat-pemadam-api-ringan-dan-fungsinya/ pada 23 Desember 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Name *
Email *
Website